Anda mengininginkan suasana rumah yang romantik, tetapi terlihat bersih
sekaligus elegan? Shabby chic adalah jawabannya. Shabby chic merupakan salah
satu gaya dalam dekorasi rumah dari Inggris yang sempat menjadi tren sekitar
1980-an. Gaya ini pun berkembang hingga ke kawasan Amerika sekitar satu dekade
kemudian.
Sebagaimana yang dikutip pada
berita www.kompas.com, Ada beberapa poin penting bila anda
ingin menghadirkan shabby chic ke
dalam rumah. Pertama,soal warna. Shabby
chic kental dengan warna-warna pastel yang lembut. Merah muda,baby
blue,hijau mint, dan kuning adalah contoh warna-warna pastel dalam shabby chic. Selain warna pastel,warna
putih mendominasi. Anda bisa mengaplikasikan warna ini pada dinding,furnitur,karpet
atau elemen dekorasi ruangan lainnya.
Kedua,furniture. Furnitur
dalam shabby chic umumnya bercat putih, Material furniture kebanyakan dari rotan, kayu dengan
warna cokelat alami, ataupun kayu-kayu tua yang bercat putih. Terkadang
dijumpai furniture yang berkesan lawas. Kesan tua atau berunsur vintage juga
merupakan salah satu karakter dalam shabby
chic.
Ketiga,motif bunga. Untuk mendatangkan nuansa romantik dalam
ruangan,sentuhan bunga-bunga tidak boleh terlewatkan. Motif yang banyak juga
digunakan dalam shabby chic adalah
motif bunga-bunga atau tanaman dengan sulur-sulur berwarna lembut. Selain motif
bunga terkadang ditemukan motif kotak-kotak. Tidak hanya dalam motif, anda juga
bisa memajang bunga-bunga segar dalam vas untuk menghidupkan suasana shabby chic.
Keempat, dalam segi bahan
atau material dekorasi lainnya,terlihat kenyamanan menjadi perhatian utama
dalam shabby chic. Kain-kain halus
atau sofa berbahan kain lembut menjadi salah satu contohnya. Sementara
itu,material kayu lebih banyak digunakan dalam furniture. Material besi juga
bisa digunakan dalam shabby chic
seperti pada penataan lampu dan kenop pintu.
Kelima,bersih dan rapi.
Tidak hanya menggunakan unsur warna pastel dan putuh, shabby chic juga dikenal akan tatanan yang rapi dan bersih. Warna
pastel bisa tricky karena meskipun terlihat lembut,mudah sekali terlihat kusam
saat kotor. Untuk itu,bersihkan rumah secara rutin. Anda pun perlu
mempertimbangkan peletakan barang-barang dan perabotan dalam ruangan. Untuk
Inspirasinya, anda bisa mengambil contoh dari berbagai majalah atau internet.
Terakhir adalah masalah
pencahayaan. Terkadang,terlalu banyak menerapkan warna pastel bisa menimbulkan
kesan pucat dan dingin. Untuk menyiasatinya,anda bisa menggunakan pencahayaan
yang lebih temaram. Misalnya,untuk kamar tidur atau sudut-sudut diruang
keluarga. Maksimalkan pula pencahayaan alami siang hari. Pencahayaan alami dari
sinar matahari yang menerebos melalui jendela kaca dan pintu akan membantu
menonjolkan daya tarik shabby chic
dalam rumah.

No comments:
Post a Comment