Friday, May 1, 2015

‘SHABBY CHIC”,SUASANA RUMAH YANG ROMANTIS



Anda mengininginkan suasana rumah yang romantik, tetapi terlihat bersih sekaligus elegan? Shabby chic adalah jawabannya. Shabby chic merupakan salah satu gaya dalam dekorasi rumah dari Inggris yang sempat menjadi tren sekitar 1980-an. Gaya ini pun berkembang hingga ke kawasan Amerika sekitar satu dekade kemudian.
Sebagaimana yang dikutip pada berita www.kompas.com, Ada beberapa poin penting bila anda ingin menghadirkan shabby chic ke dalam rumah. Pertama,soal warna. Shabby chic kental dengan warna-warna pastel yang lembut. Merah muda,baby blue,hijau mint, dan kuning adalah contoh warna-warna pastel dalam shabby chic. Selain warna pastel,warna putih mendominasi. Anda bisa mengaplikasikan warna ini pada dinding,furnitur,karpet atau elemen dekorasi ruangan lainnya.
Kedua,furniture. Furnitur dalam shabby chic  umumnya bercat putih, Material  furniture kebanyakan dari rotan, kayu dengan warna cokelat alami, ataupun kayu-kayu tua yang bercat putih. Terkadang dijumpai furniture yang berkesan lawas. Kesan tua atau berunsur vintage juga merupakan salah satu karakter dalam shabby chic.
Ketiga,motif  bunga. Untuk mendatangkan nuansa romantik dalam ruangan,sentuhan bunga-bunga tidak boleh terlewatkan. Motif yang banyak juga digunakan dalam shabby chic adalah motif bunga-bunga atau tanaman dengan sulur-sulur berwarna lembut. Selain motif bunga terkadang ditemukan motif kotak-kotak. Tidak hanya dalam motif, anda juga bisa memajang bunga-bunga segar dalam vas untuk menghidupkan suasana shabby chic.
Keempat, dalam segi bahan atau material dekorasi lainnya,terlihat kenyamanan menjadi perhatian utama dalam shabby chic. Kain-kain halus atau sofa berbahan kain lembut menjadi salah satu contohnya. Sementara itu,material kayu lebih banyak digunakan dalam furniture. Material besi juga bisa digunakan dalam shabby chic seperti pada penataan lampu dan kenop pintu.
Kelima,bersih dan rapi. Tidak hanya menggunakan unsur warna pastel dan putuh, shabby chic juga dikenal akan tatanan yang rapi dan bersih. Warna pastel bisa tricky karena meskipun terlihat lembut,mudah sekali terlihat kusam saat kotor. Untuk itu,bersihkan rumah secara rutin. Anda pun perlu mempertimbangkan peletakan barang-barang dan perabotan dalam ruangan. Untuk Inspirasinya, anda bisa mengambil contoh dari berbagai majalah atau internet.
Terakhir adalah masalah pencahayaan. Terkadang,terlalu banyak menerapkan warna pastel bisa menimbulkan kesan pucat dan dingin. Untuk menyiasatinya,anda bisa menggunakan pencahayaan yang lebih temaram. Misalnya,untuk kamar tidur atau sudut-sudut diruang keluarga. Maksimalkan pula pencahayaan alami siang hari. Pencahayaan alami dari sinar matahari yang menerebos melalui jendela kaca dan pintu akan membantu menonjolkan daya tarik shabby chic dalam rumah.

No comments:

Post a Comment

window.setTimeout(function() { document.body.className = document.body.className.replace('loading', ''); }, 10);